9 Komponen AC Mobil dan Fungsinya

News picture 9 Komponen AC Mobil dan Fungsinya
date_range 2024-04-04
schedule 14:38:08
9 Komponen AC Mobil dan Fungsinya

Apa saja komponen AC mobil dan fungsinya? Komponen AC mobil terdiri dari kompresor, kondensor, evaporator, dan pendingin udara atau freon. Kompresor bertanggung jawab untuk meningkatkan suhu gas refrigeran, yang kemudian mengalir ke kondensor untuk diubah menjadi cairan. 

Cairan refrigeran ini kemudian melewati evaporator di dalam kabin mobil, lalu menyerap panas dari udara yang lewat dan mendinginkannya. Fungsi utama dari semua komponen ini adalah menghasilkan udara yang nyaman dan dingin di dalam mobil saat berkendara.

Untuk mengetahui lebih dalam tentang komponen AC mobil, Anda bisa simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Baca juga: Cara Mengisi Freon AC Mobil dengan Tepat

9 Komponen Utama dalam AC Mobil

Dalam sistem pendinginan AC mobil, terdapat beberapa komponen utama yang bekerja secara bersama-sama untuk menghasilkan udara dingin yang nyaman di dalam kabin kendaraan. Setiap komponen memiliki peran yang penting dalam siklus pendinginan, mulai dari mengompresikan gas refrigeran hingga mengalirkannya ke evaporator untuk mendinginkan udara. Simak penjelasan lengkap untuk setiap komponennya berikut ini. 

1. Kompresor

Kompresor merupakan komponen utama dalam sistem pendinginan AC mobil yang bertugas mengompresikan gas refrigeran. Proses ini meningkatkan tekanan dan suhu gas refrigeran sehingga gas tersebut dapat berubah menjadi cairan. Kompresor biasanya ditenagai oleh sabuk penggerak mesin mobil atau oleh motor listrik terpisah.

2. Kondensor

Kondensor adalah komponen yang berperan dalam proses mengubah gas refrigeran yang telah dikompresikan menjadi cairan. Kondensor terletak di bagian depan mobil dan memiliki serangkaian pipa yang dirancang untuk membuang panas dari gas refrigeran ke udara sekitarnya. Proses ini menyebabkan gas refrigeran berubah menjadi cairan dan mengalir ke bagian selanjutnya dalam siklus pendinginan.

3. Evaporator

Evaporator terletak di dalam kabin mobil dan berfungsi untuk mendinginkan udara di dalamnya. Cairan refrigeran yang telah didinginkan dari kondensor mengalir ke evaporator dan melewati serangkaian pipa yang terpapar udara dari dalam kabin. Proses penukaran panas antara udara dan cairan refrigeran ini menyebabkan udara di dalam kabin menjadi dingin dan nyaman bagi penumpang.

4. Expansion Valve

Expansion valve, atau katup ekspansi, adalah komponen yang mengatur aliran refrigeran dari kondensor ke evaporator dengan mengontrol jumlah refrigeran yang masuk ke evaporator. Fungsi utamanya untuk menjaga tekanan refrigeran tetap optimal di dalam sistem, sehingga proses pendinginan dapat berjalan efisien.

5. Dryer atau Filter

Dryer atau filter merupakan komponen yang bertugas untuk menyaring kotoran dan kelembapan dari sistem AC mobil. Hal ini penting karena kelembapan yang tinggi atau kontaminan dalam sistem dapat mengganggu kinerja dan keandalan AC.

6. Blower atau Kipas

Blower atau kipas adalah komponen yang menghasilkan aliran udara di dalam kabin mobil. Kipas ini membantu mendistribusikan udara dingin yang dihasilkan oleh evaporator ke seluruh ruang kabin, sehingga memberikan kenyamanan kepada penumpang.

7. Fan Clutch

Fan clutch merupakan komponen yang terhubung dengan kipas pendingin mesin mobil dan berfungsi untuk mengatur kecepatan putar kipas tersebut. Saat suhu mesin naik, fan clutch akan mengaktifkan kipas pendingin untuk mendinginkan radiator mesin, dan sebaliknya. Fungsi komponen ini untuk membantu menjaga suhu mesin tetap stabil dan mencegah overheating.

8. Pipa Refrigeran

Pipa refrigeran adalah saluran yang menghubungkan semua komponen dalam sistem AC mobil, mulai dari kompresor hingga evaporator dan kondensor. Pipa ini dirancang khusus untuk menahan tekanan tinggi dan suhu rendah yang diperlukan dalam proses pendinginan. Material pipa yang biasanya digunakan adalah aluminium atau logam tahan karat lainnya.

9. Compressor Clutch

Compressor clutch merupakan bagian dari kompresor AC yang menghubungkan atau memutuskan putaran kompresor dari sabuk penggerak mesin mobil. Ketika AC tidak digunakan, compressor clutch memutuskan putaran kompresor untuk mengurangi beban pada mesin dan meningkatkan efisiensi bahan bakar. Saat AC dihidupkan, compressor clutch akan terhubung kembali untuk mengaktifkan kompresor dan memulai proses pendinginan.

4 Tips Perawatan Rutin untuk Komponen AC Mobil

Setelah Anda memahami apa saja komponen AC mobil, sekarang penting untuk menjaga kinerja optimal sistem AC dengan melakukan perawatan rutin secara teratur. Berikut tips perawatan rutin yang dapat dilakukan untuk menjaga komponen AC mobil.

1. Pemeriksaan Berkala Terhadap Tekanan Refrigeran

Salah satu aspek penting dalam menjaga kinerja AC mobil adalah memastikan tekanan refrigeran tetap optimal. Tekanan refrigeran yang tidak sesuai dapat mengganggu proses pendinginan dan mengakibatkan AC tidak bekerja dengan efisien. Melakukan pemeriksaan berkala terhadap tekanan refrigeran dapat membantu mendeteksi potensi masalah dan mencegah kerusakan lebih lanjut.

2. Membersihkan dan Merawat Filter Udara

Filter udara dalam sistem AC mobil berperan penting dalam menyaring debu, kotoran, dan partikel lainnya dari udara yang masuk ke dalam kabin. Jika filter udara menjadi kotor atau tersumbat, kinerja AC dapat terganggu dan udara yang dihasilkan menjadi tidak sejuk atau bahkan berbau tidak sedap. Membersihkan atau mengganti filter udara secara teratur akan membantu menjaga kualitas udara di dalam mobil dan meningkatkan efisiensi pendinginan.

3. Memeriksa Kebocoran pada Sistem AC

Kebocoran pada sistem AC merupakan masalah umum yang dapat mengakibatkan berkurangnya kinerja pendinginan dan bahkan kerusakan komponen lainnya. Penting untuk secara rutin memeriksa sistem AC untuk mengetahui adanya tanda-tanda kebocoran, seperti bau refrigeran atau kelembapan yang tidak biasa di sekitar komponen AC. Memperbaiki kebocoran akan membantu mencegah kerusakan lebih lanjut dan menjaga kinerja sistem AC.

4. Pentingnya Perawatan Rutin untuk Mencegah Kerusakan yang Lebih Serius

Perawatan rutin merupakan langkah preventif yang penting untuk mencegah terjadinya kerusakan yang lebih serius pada sistem AC mobil. Anda bisa melakukan pemeriksaan dan perawatan secara teratur, untuk mengidentifikasi masalah secara dini dan mengambil tindakan yang diperlukan sebelum terjadi kerusakan yang lebih besar dan biaya perbaikan yang lebih tinggi.

Baca juga: AC Mobil Anda Bau? Selidiki Penyebabnya Di Sini!

Menjaga komponen AC mobil dengan perawatan rutin sangat penting untuk memastikan kenyamanan dan kinerja kendaraan Anda. Jangan lupa untuk melakukan pemeriksaan berkala terhadap tekanan refrigeran, membersihkan dan merawat filter udara, serta memeriksa kebocoran pada sistem AC secara rutin.

Namun, jika Anda memiliki mobil yang tidak terpakai dan ingin mendapatkan keuntungan dari penjualannya, menitipkan mobil untuk dilelang di JBA Indonesia bisa menjadi pilihan yang menarik. 

Anda tidak hanya bisa menjual mobil dengan harga yang kompetitif, tetapi juga dapat memanfaatkan layanan profesional yang ditawarkan oleh JBA Indonesia untuk memudahkan proses penjualan. 

Jangan ragu untuk menghubungi JBA Indonesia sekarang untuk informasi lebih lanjut tentang bagaimana cara menitipkan mobil Anda untuk lelang.

News author picture PT JBA Indonesia

PT JBA Indonesia

PT JBA Indonesia adalah balai lelang otomotif tepercaya dengan menyediakan berbagai macam pilihan kendaraan bekas. Tiap minggunya, JBA berhasil melelang lebih dari 1000 unit kendaraan untuk para pelanggan JBA.

Selamat Datang di website JBA Indonesia Perkenalkan diri Anda sebelum memulai chat.
Whatsapp