Mau Beli Mobil Listrik, Tapi Masih Takut? Ini Dia Plus dan Minusnya

News picture Mau Beli Mobil Listrik, Tapi Masih Takut? Ini Dia Plus dan Minusnya
date_range 2022-09-01
schedule 10:24:25

Table of Contents

Mau Beli Mobil Listrik, Tapi Masih Takut? Ini Dia Plus dan Minusnya

PT JBA Indonesia - Saat ini hampir semua negara di dunia termaksut di Indonesia kini mulai mengkampanyekan penggunaan kendaraan listrik sebagai upaya mengurangi emisi karbon. Untuk itu banyak Agen Pemegang Merek sudah mulai berlomba menghadirkan mobil listrik atau electric vehicle (EV).

Namun, karna harga yang masih cukup mahal dan belum banyaknya stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) menjadi pertimbangan konsumen menahan pembelian mobil tersebut. Lantas, apa saja kelebihan dan kekurangannya? 

 

Kelebihan :
  1. Ramah lingkungan  

Mobil listrik diklaim sebagai kendaraan ramah lingkungan. Hal itu disebabkan karena mekanisme laju kendaraan diproses dengan menggunakan daya listrik, sehingga tidak menghasilkan residu emisi berupa Co2 dan Co. Ilustrasi Berbeda dengan mobil berbahan bakar bensin atau disel yang pastinya sisa pembakaranya dapat mencemari udara. 

  1. Kabin lebih senyap  

Hal ini menjadi nilai plus yang dicari oleh masyarakat Indonesia. Pasalnya mobil dengan kabin yang senyap, sunyi dan tenang akan menambah kenyamanan berkendara. Tidak seperti mobil konvensional yang menggunakan mesin penggerak dan menghasilkan getaran yang masuk dalam kabin.

  1. Biaya perawatan hemat 

Mobil listrik diklaim lebih menghemat uang untuk biaya perawatan kendaraan. Tidak perlu repot untuk ganti oli rutin, mengganti busi, mengganti air radiator dan tidak repot keluar untuk isi BBM. Kunjungan servis rutin mobil listrik hanya terdiri dari pemeriksaan mekanis, dan rotasi ban termasuk spooring dan balancing, penggantian filter udara kabin dan bilah wiper, serta pengisian cairan washer.

  1. Sekali charging dapat menempuh jarak ratusan kilomater

Mobil listrik sudah dibekali dengan daya penampungan arus listrik besar sehingga dapat digunakan jarak jauh dalam sekali melakukan pengisian, dengan melalukan pengecasan. Misalnya pada mobil Tesla Model 3 dapat menjangkau jarak tempuh 240 mil atau 386 kilometer dengan sekali cas.

 

Kekurangan :
  1. Stasiun pengisian listrik belum banyak.

Inilah yang membuat masyarakat Indonesia ragu meminang mobil listrik. Pasalnya belum tersebar luas stasiun pengisian bahan bakar khusus EV di Indonesia. Maka dari itu apabila ingin berkendara jauh seperti roadtrip maupun touring akan menjadi beban pikiran. Karna saat ini hanya terdapat 31 stasiun pengisian bahan bakar listrik yang tersebar di seluruh Indonesia

  1. Harga baterai mahal 

Dari segi perawatan mobil listrik unggul ketimbang mobil konvensional. Pasalnya mobil listrik minim perawatan secara berkala. Namun terdapat mimpi buruk bagi pengguna mobil listrik bila penyimpan daya listrik alias baterai mulai rusak. Jika itu terjadi maka butuh biaya yang tidak sedikit. Belum lagi tersedianya part yang indent dan tidak tersedia yang mengharuskan untuk menunggu lama apabila terjadi kerusakan.

  1. Pengecasan masih lama

Ini juga kerap menjadi pertanyaan banyak masyarakat ketika ingin beralih ke mobil yang ramah lingkungan, yakni mengenai soal pengisian daya cukup lama tentu tidak efisien dari segi waktu. Berbeda dengan mobil konvensional yang hanya membutuhkan waktu sebentar untuk mengisi tangki bahan bakar dari nol hingga penuh.

  1. Harga lebih mahal  

Harga mobil listrik masih terlalu mahal. Faktor tersebut menjadi salah satu alasan konsumen mengurungkan membeli mobil listrik. Saat ini rata-rata harga mobil listrik termurah di Indonesia sekitar Rp600 jutaan.

News author picture

Selamat Datang di website JBA Indonesia Perkenalkan diri Anda sebelum memulai chat.
Whatsapp