Yuk, Kenali Masalah Yang Biasa Dijumpai Pada Sistem Rem Cakram Motor!

News picture Yuk, Kenali Masalah Yang Biasa Dijumpai Pada Sistem Rem Cakram Motor!
date_range 2023-09-12
schedule 16:44:06
Yuk, Kenali Masalah Yang Biasa Dijumpai Pada Sistem Rem Cakram Motor!

JBA Indonesia – Rem cakram dikenal sebagai perangkat yang berfungsi dalam pengereman kendaraan modern. Sistem pengereman cakram pada motor ialah mekanisme pengereman yang melibatkan penjepitan. Ketika tuas rem ditekan, dua kampas rem akan bergerak mendekar dan menjepit cakram atau piringan rem.

Model rem cakram ini kerap digunakan di motor-motor terbaru, Loh! Bedanya dengan zaman dulu, di mana piringan cakram hanya dipasang di roda depan, dan roda belakangnya masih menggunakan sistem tromol. Dan dari segi perawatannya, rem cakram dinilai lebih mudah dibandingkan dengan sistem pengeraman tromol. Namun, mudah tidak berarti aman dari segala bentuk masalah, ya.

Beberapa kendala umum sering muncul pada rem cakram. Nah, berikut ini JBA Indonesia akan membahas masalah-masalah yang mungkin terjadi seputar rem cakram pada motor kamu.

  1. Gelembung Udara di Saluran Minyak Rem

Gelembung udara bisa muncul di saluran ini saat rem digunakan dalam kondisi panas, yang menyebabkan rem mendidih dan menghasilkan gelembung udara dalam salurannya. Untuk mengatasi hal ini, kamu bisa mencoba metode bleeding pada kaliper rem. Penerapan metode bleeding dapat dilakukan dengan memanfaatkan kunci ring berukuran delapan. Kunci ring tersebut digunakan untuk melonggarkan nipple yang terdapat pada kaliper, baik yang berada di bagian depan maupun belakang.

 

  1. Seal Rem Yang Rusak

Ada dua faktor yang bisa mengakibatkan kerusakan pada seal rem kamu. Yang pertama adalah kontaminasi oleh kotoran yang masuk ke dalam seal. Untuk mengatasi masalah ini, kamu bisa dengan mudah membersihkannya dengan menggunakan cairan WD atau minyak. Lalu, faktor kedua adalah karena seal rem telah mencapai umur pakainya yang optimal. Sebaiknya, rem cakram perlu diganti setiap lima tahun sekali. Jika sudah melewati batas waktu tersebut, sebaiknya segera diganti untuk menjaga dan mengoptimalkan kembali kinerja rem kamu.

 

  1. Menipisnya Piringan Cakram

Harus diingat bahwa piringan rem cakram memiliki standar ketebalan yang berlaku. Jadi, jika piringan rem tidak lagi mencapai ketebalan standar tersebut, lebih baik segera menggantinya. Jadi, jika piringan cakram kamu sudah melampaui batas ketebalannya, disarankan untuk segera melakukan penggantian.

 

  1. Kampas Rem Habis

Jika kamu mendenggar suara decitan saat melakukan pengereman, kemungkinan besar menunjukkan bahwa kampas rem pada piringan cakram kamu sudah aus. Kampas rem ini merupakan komponen yang signifikan karena jika dibiarkan habis tanpa penggantian, maka piringan rem cakram bisa cepat terkikis dan menipis. Solusinya sederhanya, yaitu segera mengganti kampas rem yang aus dengan yang baru.

Jika kamu mengenali masalah rem cakram motor seperti yang telah disebutkan di atas, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan dan perbaikan rem cakram pada motor kamu, ya. Karena dengan dilakukannya perbaikan dan pemeriksaan berkala penting untuk tetap terjaga nya keamanan, kenyamanan, serta performa kamu dalam berkendara.

Apabila kamu ingin membeli kendaraan bekas dengan harga yang terjangkau, kamu bisa mengikuti lelang di JBA Indonesia dengan klik di sini atau dapat hubungi Customer Service kami di 021 1500 369.

 

 

News author picture PT JBA Indonesia

PT JBA Indonesia

JBA Indonesia adalah balai lelang otomotif tepercaya dengan menyediakan berbagai macam pilihan kendaraan bekas. Tiap minggunya, JBA berhasil melelang lebih dari 1000 unit kendaraan untuk para pelanggan JBA.

Selamat Datang di website JBA Indonesia Perkenalkan diri Anda sebelum memulai chat.
Whatsapp