Mobil Bekas Tetap Prima? Bisa, Ini Tujuh Tipsnya!

News picture Mobil Bekas Tetap Prima? Bisa, Ini Tujuh Tipsnya!
date_range 2022-09-28
schedule 18:42:06
Mobil Bekas Tetap Prima? Bisa, Ini Tujuh Tipsnya!

Apakah Anda sedang mencari mobil bekas tapi masih ragu perawatannya? Sebenarnya banyak cara menjaga atau merawat mobil bekas agar tetap melaju prima bahkan dapat dijual kembali di dengan harga optimal. Balai lelang JBA merangkum tujuh cara efektif merawat mobil bekas agar tetap stabil dan bisa dijual kembali dengan nilai jual yang optimal. Ini tujuh tipsnya untuk Anda:

 

  1. Rutin mengganti oli

Menurut beberapa buku manual, mobil akan menyarankan untuk mengganti oli jika sudah mencapai 10.000 km. Menurut buku tersebut, Anda dapat mengganti oli secara rutin setiap 6.000 km atau 6 bulan sekali, sedangkan oli mesin motor diganti setiap interval 3.000 km atau 3 bulan sekali. Gunanya untuk memelihara mesin kendaraan secara berkala dengan memakai oli yang baik dan tepat, agar kendaraan tetap terawat dan nyaman dijalankan. Penggantian oli secara teratur akan membantu mencegah terjadinya deposit dan kerak pada mesin, yang akhirnya membuat mesin terjaga dengan baik.

 

  1. Rutin mengganti air radiator

Mengganti air radiator dilakukan setiap mobil menempuh jarak 20.000 km atau saat cairan sudah berwarna keruh. Untuk itu, pastikan selalu kondisi cairan radiator mobil Anda dalam keadaan baik dan terisi cairan pendingin. Mengacu pada poin nomor satu, maka Anda perlu mengganti radiator air setiap 2 tahun.

 

  1. Membersihkan Sistem Karburasi

Mobil bekas yang memang tidak digunakan dapat menimbulkan kotoran di karburasi jaringan. Hal itu disebabkan oleh tidak adanya pembuang gas yang dilakukan pada knalpot mobil. Alhasil, tak jarang mobil bekas yang sulit dihidupkan untuk pertama kali digunakan.

 

Oleh karena itu, Anda perlu melakukan perawatan mesin mobil dengan cara membersihkan sistem filter pada area karburasi secara rutin. Anda pun bisa melakukan perawatan tersebut secara mandiri, yaitu dengan menggunakan sikat gigi sebagai penyeka kotoran yang menempel yang timbul saat mobil bekas tak dipakai.

 

  1. Rutin mengganti timing belt

Timing belt adalah komponen di mesin mobil yang memiliki peran penting karena jika komponen ini rusak maka mobil dapat berisiko mati total. Untuk merawat komponen ini, Anda bisa memperhatikan masa pakai timing belt. Kebanyakan timing belt akan memiliki masa pakai untuk 50.000 - 96.000 km. Jadi, jika mobil yang Anda gunakan sudah masuk ke angka tersebut maka segera ganti timing belt mobil dengan yang baru.

 

Meskipun timing belt merupakan komponen yang tidak membutuhkan pelumansan, namun untuk menjaga performa timing belt, Anda dapat memberikan pelumas di rantai timing belt. Dengan melakukan pelumasan tersebut, maka membuat sistem rotasi atau perputaran noken as dan crankshaft bergerak secara halus.

Selain pelumasan, Anda juga perlu melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah komponen yang berhubungan dengan timing belt, serta menjaganya agar tetap di kondisi yang selalu baik. Komponen tersebut antara lain deretan kleep di kepala silinder, piston-piston, noken as (camshaft) dan crankshaft.

 

  1. Rutin mengecek kondisi AC

Fitur pendingin mobil menjadi salah satu komponen penting dan utama pada mobil. AC yang tidak bekerja dengan baik sering menjadi salah satu masalah di mobil-mobil bekas. Jika Anda tidak ingin hal ini terjadi, maka AC juga menjadi komponen mobil yang harus mendapatkan perhatian.

 

Ada banyak hal yang bisa Anda lakukan agar AC tetap bekerja optimal. Beberapa di antaranya seperti rutin membersihkan kondensor AC, menjaga kebersihan kabin mobil, serta selalu membersihkan filter AC.

 

  1. Rutin menjaga kebersihan interior dan eksterior mobil

Anda perlu mengetahui cara merawat sasis mobil agar tetap awet, karena komponen ini mudah keropos dan berkarat. Bahkan mobil keluaran dari pabrikpun pelapis anti karatnya hanya pada bagian-bagian tertentu saja dan tidak semua dilapisi anti karat mobil contoh nya sasis mobil.

 

Ada beberapa cara agar sasis mobil lebih awet, tahan lama, dan terjauh dari karat agar sasis mobil tetap dalam kondisi yang baik. Anda harus mencuci mobil setelah melalui jalanan berlumpur, membersihkan karat dan memasang anti karat di kolong mobil.

 

  1. Menggunakan bahan bakar yang tepat

Agar mobil bekas tetap memiliki mesin yang sehat dan tahan lama, maka Anda perlu menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan nilai oktan yang disarankan pabrikan asal. Nilai oktan atau RON (Research Octane Number) mengacu pada mutu yang dimiliki oleh bahan bakar. Semakin tinggi nilai oktan yang dimiliki oleh bahan bakar, maka akan semakin optimal pula tenaga yang dihasilkan.

 

Pihak Pertamina sendiri mengatakan bahwa saat ini hampir semua kendaraan cocok dan direkomendasikan menggunakan RON yang lebih tinggi untuk menjaga performa mesin, contohnya seperti Pertamax dengan RON 92. Pertamax direkomendasikan untuk membersihkan mesin dan menjaganya agar terbebas dari karat. Meskipun demikian, ada baiknya jika Anda menggunakan bahan bakar yang sesuai dengan kebutuhan RON dari mobil yang Anda gunakan.

 

Nah, jadi Anda engga perlu risau lagi untuk membeli ataupun menjual kendaran Anda di balai lelang JBA. Yuk, dapatkan mobil impian Anda dengan aman dan nyaman di balai lelang JBA! Untuk informasi lelang mobil di JBA, Anda dapat klik di sini atau dapat menghubungi customer service JBA di 021 1500 369 .

Berita Lainnya
date_range 15 - 06 - 2020
schedule 17:37:38
Jangan Asal Beli, Perhatikan Hal Ini Sebelum Beli Pelek Mobil Seken
Selamat Datang di website JBA Indonesia Perkenalkan diri Anda sebelum memulai chat.
Whatsapp