NEWS & PROMO UPDATE BERITA TERBARU DAN INFORMASI PROMO TERKINI

Tips Memeriksa Mesin Mobil Bekas Sebelum Membelinya

News picture Tips Memeriksa Mesin Mobil Bekas Sebelum Membelinya
  1. Periksa bagian dalam kap mesin terhadap adanya penyok, kerusakan atau karat.
    Pada sisi spatbor yang masuk ke bawah kap mesin, seharusnya terdapat label yang berisi nomor rangka mobil, jika itu tidak ada, maka spatbor itu telah diganti
  2. Periksa selang-selang dan sabuk-sabuk.
    Kondisinya tidak boleh retak. Selang radiator tidak boleh terasa lunak
  1. Periksa mesin terhadap segala jenis kebocoran atau korosi.
    Pada blok mesin, cermati apakah ada noda oli berwarna coklat tua, yang menandakan adanya kebocoran pada salah satu gasket, dan mungkin membutuhkan perbaikan besar di masa mendatang. Periksa minyak rem dan reservoirnya untuk memastikan tidak ada kebocoran. Semua sabuk-sabuk penghubung bagian mesin harus terlihat seperti baru (tidak retak-retak atau terlihat mulai kering).
  1. Buka tutup oli mesin.
    Adanya bekas buih pada bagian dalam tutup menandakan gasket kepala silinder yang bocor.  Periksa juga kondisi cairan pendingin radiator pada reservoirnya, cairan berwarna coklat kotor menandakan bahwa sistem radiator belum pernah dibersihkan dan biasanya juga menandakan gasket kepala silinder yang bocor.
  1. Angkat tongkat pengukur oli transmisi, warna oli seharusnya merah jambu atau merah.
    Oli pada mobil tua mungkin terlihat lebih gelap tapi tidak boleh tampak terbakar atau berbau gosong. Oli transmisi juga seharusnya selalu penuh (periksalah dalam kondisi mesin yang dinyalakan).
  1. Periksa timing belt.
    Timing belt adalah sabuk yang paling penting pada mesin mobil. Jika mobil itu tidak menggunakan timing belt (sabuk) tetapi timing chain (rantai), Anda tidak perlu khawatir. Umur pakai normal untuk sebuah timing belt adalah 96.500 hingga 161.000 kilometer lebih; umur pakai ini tergantung pada rekomendasi pembuat timing belt.