Informasi Lelang
Fitur Terbaru di JBA, Kini Bisa Lacak Status BPKB Dengan Mudah
Honda BeAT merupakan salah satu motor matic yang sangat populer di Indonesia. Bodinya yang relatif kompak, konsumsi bahan bakar yang irit, serta pengoperasian yang praktis membuat motor ini banyak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, baik untuk bekerja, sekolah, kuliah, maupun aktivitas lainnya.
Selain harga beli dan biaya perawatan, pajak motor BeAT juga menjadi salah satu pengeluaran yang perlu diperhitungkan oleh pemilik. Besaran pajaknya tidak selalu sama karena dapat dipengaruhi oleh tahun produksi, tipe kendaraan, nilai jual kendaraan bermotor (NJKB), wilayah registrasi, serta status kepemilikan.
Bagi yang sedang mencari Honda BeAT bekas, mengetahui estimasi pajak tahunannya dapat membantu memperkirakan biaya kepemilikan. Berikut rincian pajak motor BeAT berdasarkan tipe dan tahun produksinya.
Baca juga: Daftar Pajak Mobil Fortuner Berdasarkan Tipe dan Tahun Produksi
Honda BeAT merupakan skuter matik yang dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat perkotaan. Motor ini dikenal memiliki dimensi yang kompak sehingga mudah dikendalikan dan digunakan untuk melewati lalu lintas padat.
Dalam perkembangannya, Honda BeAT hadir dalam berbagai tipe, seperti BeAT Sporty, BeAT Pop, BeAT Street, serta varian dengan fitur tambahan seperti Idling Stop System. Pada generasi yang lebih baru, Honda juga menawarkan tipe BeAT Deluxe.
Dari sisi mesin, Honda BeAT menggunakan mesin satu silinder berkapasitas sekitar 110 cc. Teknologi eSP dan sistem injeksi PGM-FI digunakan untuk membantu memberikan efisiensi bahan bakar sekaligus performa yang sesuai untuk kebutuhan harian. Pada generasi sebelumnya, mesin BeAT tercatat memiliki kapasitas 108,2 cc dan transmisi otomatis V-Matic.
Pajak motor BeAT dapat berbeda antara satu unit dengan unit lainnya. Selain tahun produksi dan tipe, besaran pajak juga dipengaruhi oleh nilai jual kendaraan dan ketentuan pajak di daerah tempat motor terdaftar.
Tabel berikut memberikan gambaran estimasi pajak Honda BeAT berdasarkan tahun dan tipe. Untuk beberapa model lama, nominal mengacu pada data pajak kendaraan yang dipublikasikan, sedangkan angka model terbaru menggunakan perhitungan berdasarkan NJKB dan komponen pajak yang tersedia. Pajak aktual dapat berbeda sesuai provinsi, status kepemilikan, dan komponen administrasi.
Tipe Honda BeAT | Estimasi Pajak Tahunan |
| BeAT Karburator | Rp150.000–Rp180.000 |
| BeAT CW | Rp145.000–Rp180.000 |
| BeAT SW | Rp140.000–Rp175.000 |
| BeAT FI | Rp150.000–Rp190.000 |
| BeAT FI CBS | Rp150.000–Rp190.000 |
Honda BeAT pada periode awal masih tersedia dalam beberapa tipe, termasuk model karburator dan generasi awal injeksi. Nilai pajaknya relatif rendah karena usia kendaraan yang sudah cukup lama membuat nilai jual kendaraan menjadi lebih rendah.
BeAT generasi awal juga memiliki pilihan CW dan SW yang memiliki perbedaan perlengkapan. Setelah teknologi injeksi mulai digunakan secara lebih luas, muncul varian BeAT FI yang kemudian menjadi salah satu model populer di pasar motor bekas.
Tipe Honda BeAT | Estimasi Pajak Tahunan |
| BeAT FI | Rp155.000–Rp200.000 |
| BeAT FI CBS | Rp160.000–Rp205.000 |
| BeAT FI SW | Rp150.000–Rp195.000 |
| BeAT CW | Rp150.000–Rp190.000 |
Pada periode ini, Honda BeAT sudah semakin identik dengan penggunaan sistem injeksi. Varian FI menawarkan efisiensi yang lebih baik sekaligus membuat pengoperasian motor lebih praktis untuk kebutuhan sehari-hari.
Pajak tahunan masih berada pada kisaran ratusan ribu rupiah. Perbedaan nominal antartipe relatif kecil dan terutama dipengaruhi oleh NJKB serta spesifikasi masing-masing varian.
Tipe Honda BeAT | Estimasi Pajak Tahunan |
| BeAT FI | Rp220.000–Rp270.000 |
| BeAT Sporty | Rp230.000–Rp280.000 |
| BeAT POP | Rp225.000–Rp275.000 |
| BeAT CBS | Rp230.000–Rp280.000 |
| BeAT CBS-ISS | Rp235.000–Rp285.000 |
Honda BeAT pada periode ini mendapatkan perkembangan pada sisi desain dan fitur. Pilihan BeAT Sporty dan BeAT POP membuat konsumen dapat memilih tampilan sesuai kebutuhan.
Data pajak yang tersedia menunjukkan nominal untuk BeAT 2015 berada di kisaran Rp223 ribu hingga Rp241 ribu untuk sejumlah varian, sebelum memperhitungkan perbedaan wilayah dan komponen administrasi.
Tipe Honda BeAT | Estimasi Pajak Tahunan |
| BeAT POP CW | Rp255.000–Rp270.000 |
| BeAT POP CBS | Rp260.000–Rp275.000 |
| BeAT POP CBS-ISS | Rp265.000–Rp285.000 |
| BeAT Sporty CW | Rp260.000–Rp275.000 |
| BeAT Sporty CBS | Rp260.000–Rp280.000 |
| BeAT Sporty CBS-ISS | Rp270.000–Rp290.000 |
| BeAT Street | Rp240.000–Rp280.000 |
BeAT keluaran 2018–2020 hadir dengan beberapa pilihan yang cukup beragam. BeAT POP menawarkan tampilan yang berbeda dari BeAT Sporty, sementara BeAT Street hadir dengan karakter yang lebih bergaya adventure.
Data pajak yang dipublikasikan menunjukkan BeAT 2018 berada pada kisaran sekitar Rp259 ribu hingga Rp269 ribu untuk beberapa varian. Pada 2020, sejumlah varian BeAT Sporty dan POP berada di kisaran Rp263 ribu hingga Rp281 ribu.
Tipe Honda BeAT | Estimasi Pajak Tahunan |
| BeAT Sporty CBS | Rp265.000–Rp285.000 |
| BeAT Sporty CBS-ISS | Rp270.000–Rp295.000 |
| BeAT Deluxe | Rp280.000–Rp310.000 |
| BeAT Street | Rp275.000–Rp305.000 |
Pada periode ini, Honda BeAT telah menggunakan mesin 110 cc eSP dengan teknologi PGM-FI. Generasi ini juga memiliki fitur seperti lampu LED pada tipe tertentu, panel meter digital, serta power charger pada varian tertentu.
Varian Deluxe dan Street dapat memiliki nilai jual lebih tinggi dibandingkan tipe standar. Karena itu, estimasi pajaknya juga dapat berada sedikit di atas varian BeAT Sporty biasa.
Tipe Honda BeAT | Estimasi Pajak Tahunan |
| BeAT CBS | Rp280.000–Rp320.000 |
| BeAT CBS-ISS | Rp285.000–Rp325.000 |
| BeAT Deluxe | Rp290.000–Rp335.000 |
| BeAT Street | Rp295.000–Rp340.000 |
Untuk Honda BeAT keluaran 2023–2024, besaran pajak masih berada pada kisaran ratusan ribu rupiah per tahun. Nilai NJKB menjadi salah satu faktor utama yang menentukan besaran PKB.
Sebagai gambaran, data NJKB yang tersedia menunjukkan BeAT 2024 tipe CBS memiliki NJKB sekitar Rp11,2 juta, sedangkan tipe Deluxe dan Street sekitar Rp11,6 juta. Dengan demikian, pajak masing-masing tipe dapat sedikit berbeda.
Tipe Honda BeAT | Estimasi Pajak Tahunan |
| BeAT CBS | Rp260.000–Rp300.000 |
| BeAT Deluxe | Rp270.000–Rp310.000 |
| BeAT Street | Rp270.000–Rp315.000 |
Untuk Honda BeAT keluaran terbaru, nominal pajak tetap dipengaruhi NJKB dan wilayah registrasi. Selain PKB, pemilik sepeda motor juga perlu membayar SWDKLLJ yang untuk kendaraan roda dua dalam kelompok kapasitas tersebut berada di kisaran Rp35.000.
Karena terdapat perubahan ketentuan pajak daerah, nominal yang terlihat pada STNK dapat berbeda dengan estimasi yang dihitung dari NJKB. Oleh sebab itu, STNK atau kanal Samsat daerah tetap menjadi acuan untuk mengetahui nominal yang harus dibayarkan.
Tipe Honda BeAT | Estimasi Pajak Tahunan |
| BeAT Sporty CBS | Sekitar Rp273.000 |
| BeAT Deluxe | Sekitar Rp280.000–Rp300.000 |
| BeAT Street | Sekitar Rp280.000–Rp310.000 |
Untuk Honda BeAT Sporty CBS keluaran 2026 yang terdaftar di Jakarta sebagai kendaraan pertama, NJKB tercatat sekitar Rp11,9 juta. Dengan tarif PKB Jakarta 2%, PKB-nya sekitar Rp238.000, kemudian ditambah SWDKLLJ Rp35.000 sehingga totalnya sekitar Rp273.000.
Angka tersebut dapat berbeda untuk tipe lain maupun wilayah registrasi yang berbeda. Karena itu, nominal pada tabel sebaiknya digunakan sebagai gambaran, sedangkan jumlah pembayaran sebenarnya tetap mengikuti data kendaraan yang tercatat di Samsat.
Ada beberapa faktor yang membuat pajak Honda BeAT berbeda antara satu unit dengan unit lainnya. Faktor pertama adalah tahun kendaraan. Semakin tua kendaraan, nilai jualnya umumnya mengalami penurunan sehingga dasar pengenaan pajaknya juga dapat lebih rendah.
Faktor kedua adalah tipe motor. BeAT Sporty, Deluxe, dan Street dapat memiliki NJKB berbeda. Perbedaan tersebut membuat pajak masing-masing varian tidak selalu sama.
Selain itu, wilayah registrasi juga sangat berpengaruh. Ketentuan tarif PKB dan opsen dapat berbeda antarprovinsi. Status kepemilikan juga perlu diperhatikan karena kendaraan kedua dan seterusnya dapat dikenakan pajak progresif di daerah yang menerapkan ketentuan tersebut.
Bagi pembeli BeAT bekas, sebaiknya cek STNK, masa berlaku pajak, dan kemungkinan tunggakan sebelum melakukan transaksi. Dengan begitu, pembeli dapat mengetahui biaya yang perlu disiapkan setelah kendaraan berpindah kepemilikan.
Baca juga: Daftar Pajak Mobil Xpander Berdasarkan Tipe dan Tahun Produksi
Pajak motor Honda BeAT umumnya berada pada kisaran ratusan ribu rupiah per tahun. BeAT keluaran lama dapat memiliki pajak sekitar Rp150 ribuan hingga Rp200 ribuan, sedangkan model yang lebih baru umumnya berada di kisaran Rp250 ribuan hingga Rp300 ribuan, tergantung tipe dan wilayah registrasi.
Pada model 2026, misalnya, Honda BeAT Sporty CBS yang terdaftar di Jakarta sebagai kendaraan pertama memiliki estimasi PKB dan SWDKLLJ sekitar Rp273.000 per tahun.
Meski demikian, nominal tersebut bukan patokan untuk seluruh Indonesia. Tarif PKB, opsen PKB, NJKB, status kepemilikan, serta komponen administrasi dapat membuat pajak aktual berbeda. Karena itu, calon pembeli sebaiknya melakukan pengecekan berdasarkan data kendaraan yang akan dibeli.
Jika sedang mencari motor BeAT bekas, Anda dapat mempertimbangkan untuk mengikuti lelang motor di JBA Indonesia karena pilihannya beragam, proses transparan, dan harga bersaing.
Untuk informasi lebih lanjut seputar lelang motor di JBA Indonesia, hubungi kami melalui WhatsApp di 0817-0993-078 dan ikuti seluruh kanal media sosial JBA Indonesia untuk mendapatkan informasi terbaru.