Penyebab Motor Susah Distarter Padahal Aki Baru

News picture Penyebab Motor Susah Distarter Padahal Aki Baru
date_range 2024-01-11
schedule 09:48:31
Penyebab Motor Susah Distarter Padahal Aki Baru

Jangan khawatir jika motor Anda mengalami kesulitan distarter meskipun telah menggunakan aki baru. Fenomena ini bisa menjadi tanda adanya beberapa masalah yang perlu diatasi. Salah satu penyebab motor sulit distarter padahal aki baru adalah adanya masalah pada sistem starter atau komponen lainnya. 

Bisa jadi terdapat kabel yang kendur, relay starter yang rusak, atau gigi starter yang aus. Semua faktor ini dapat menyebabkan kendala saat hendak menghidupkan motor, meskipun aki dalam kondisi baik.

Penyebab lain yang perlu diperhatikan yaitu masalah pada sistem pengapian. Jika komponen seperti koil atau busi mengalami kerusakan, motor juga dapat sulit distarter. Sebaiknya, periksa kondisi busi dan komponen pengapian lainnya secara berkala. 

Jika Anda akan memperbaiki masalah ini, penting untuk memahami apa saja penyebab motor susah distarter yang akan dijelaskan di bawah ini.

Baca juga: Cara Menghilangkan Asap Putih Dari Knalpot Motor

Penyebab Motor Susah Distarter Padahal Aki Baru

Meskipun aki yang baru seharusnya menjadi sumber daya listrik utama untuk memulai mesin, namun beberapa faktor tertentu dapat menyebabkan masalah tersebut. Penting untuk memahami berbagai penyebab yang mungkin terjadi agar dapat melakukan pengecekan dan perbaikan yang tepat, sehingga kendaraan dapat kembali beroperasi dengan lancar. Yuk simak berbagai penyebabnya berikut ini. 

1. Aliran Listrik Tidak Lancar

Salah satu penyebab motor sulit distarter adalah aliran listrik yang tidak lancar. Hal ini bisa disebabkan oleh kabel yang longgar, kotoran atau karat pada koneksi-koneksi listrik, atau komponen listrik yang sudah aus. Pastikan untuk memeriksa semua kabel dan koneksi listrik pada motor Anda secara berkala.

2. Dinamo Starter Bermasalah

Dinamo starter yang bermasalah juga dapat menyebabkan motor sulit distarter. Jika dinamo starter mengalami kerusakan, maka tenaga yang diberikan pada mesin tidak akan mencukupi untuk menghidupkan motor. Periksa kondisi dinamo starter secara berkala dan pastikan untuk melakukan perawatan yang tepat.

3. Arus Listrik Besar

Motor yang susah distarter juga bisa disebabkan oleh adanya arus listrik yang terlalu besar. Hal ini bisa terjadi jika terlalu banyak perangkat listrik yang digunakan pada saat yang bersamaan, sehingga menguras daya aki. Pastikan untuk mematikan semua perangkat listrik yang tidak diperlukan saat hendak menghidupkan motor.

4. Aki Motor Baru Tidak Optimal

Meskipun aki motor Anda baru, namun bisa jadi aki tersebut tidak optimal dalam memberikan daya pada motor. Hal ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kualitas aki yang kurang baik atau kesalahan dalam pengisian aki. Pastikan untuk memilih aki motor yang berkualitas dan mengikuti petunjuk pengisian aki dengan benar.

5. Kondisi Busi yang Kurang Baik

Busi yang mengalami kerusakan atau kotor dapat menjadi penyebab motor sulit distarter. Pastikan untuk secara berkala memeriksa kondisi busi, membersihkannya, atau menggantinya jika diperlukan. Busi yang baik dapat membantu memastikan pembakaran bahan bakar yang efisien, yang berpengaruh langsung pada kemudahan motor untuk distarter.

6. Sistem Pengapian Bermasalah

Masalah pada sistem pengapian, seperti koil yang rusak atau CDI yang tidak berfungsi dengan baik, dapat menyebabkan motor kesulitan distarter. Lakukan pemeriksaan rutin terhadap komponen-komponen sistem pengapian, dan pastikan semuanya berfungsi dengan optimal. Perbaikan atau penggantian komponen yang rusak dapat membantu mengatasi kendala motor yang sulit distarter.

Baca juga: Cara Merawat Aki Motor Agar Awet dan Tahan Lama

Tips untuk Mengatasi Motor Susah Distarter

Setelah mengetahui penyebab motor sulit distarter padahal aki baru, Anda juga perlu memahami apa saja yang perlu dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut. Yuk simak selengkapnya di bawah ini. 

1. Perawatan Rutin

Lakukan perawatan rutin pada motor Anda, termasuk pemeriksaan terhadap sistem listrik dan dinamo starter. Pemeriksaan berkala salah satunya dengan mengencangkan kembali kabel-kabel yang mungkin menjadi kendur, membersihkan koneksi listrik dari kotoran atau karat, serta memeriksa kondisi fisik dinamo starter. 

Perawatan ini tidak hanya membantu mencegah motor sulit distarter, tetapi juga dapat meningkatkan umur pakai komponen-komponen kelistrikan.

2. Pemakaian Aki yang Tepat

Pastikan untuk menggunakan aki motor yang sesuai dengan spesifikasi motor Anda. Pemilihan aki yang sesuai akan membantu dalam menjaga kinerja motor secara optimal. Aki yang sesuai dapat memberikan daya yang cukup untuk menghidupkan mesin dengan mudah, mengurangi risiko kelebihan beban pada sistem listrik, dan pada gilirannya, menghindari kendala distarter.

3. Pemeriksaan Kelistrikan

Selalu lakukan pemeriksaan berkala terhadap kelistrikan motor, termasuk pemeriksaan terhadap kabel-kabel dan koneksi listrik. Pastikan semuanya dalam kondisi baik dan bersih untuk memastikan aliran listrik lancar. Pemeriksaan kelistrikan yang rutin dapat membantu mendeteksi potensi masalah sebelum berkembang menjadi kendala yang lebih serius pada motor.

4. Penggunaan Sistem Pengapian yang Optimal

Pastikan sistem pengapian pada motor berfungsi optimal. Sistem pengapian yang baik memastikan pembakaran bahan bakar yang efisien, sehingga motor dapat distarter dengan mudah. Pemeriksaan berkala terhadap koil, CDI, dan komponen-komponen pengapian lainnya diperlukan untuk memastikan kinerja sistem pengapian yang baik.

5. Cek Sistem Bahan Bakar

Kendala motor sulit distarter juga dapat disebabkan oleh masalah pada sistem bahan bakar. Pastikan filter bahan bakar bersih dan tidak tersumbat, serta periksa tekanan bahan bakar untuk memastikan distribusi bahan bakar yang optimal ke mesin.

6. Penggunaan Oli yang Sesuai

Penggunaan oli yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan sangat penting. Oli yang baik dapat menjaga kesehatan mesin, termasuk komponen-komponen seperti starter dan dinamo starter. Pastikan untuk mengganti oli sesuai dengan jadwal yang disarankan dan memilih jenis oli yang sesuai dengan spesifikasi motor Anda.

7. Pemeriksaan Sistem Pembakaran

Pemeriksaan sistem pembakaran, termasuk penggantian busi secara teratur, dapat membantu memastikan pembakaran bahan bakar yang efisien. Busi yang baik dapat memberikan api yang kuat untuk membakar campuran bahan bakar, sehingga memudahkan motor untuk distarter.

Dalam merawat motor agar tetap dalam kondisi optimal, perawatan rutin menjadi kunci utama untuk mencegah kendala, terutama dalam hal distarter. Memperhatikan aspek-aspek lain seperti sistem bahan bakar, penggunaan oli yang sesuai, dan pemeriksaan sistem pembakaran turut berkontribusi dalam menjaga performa kendaraan Anda. 

Jika Anda berencana membeli motor dalam kondisi bekas, pastikan untuk melakukan inspeksi secara menyeluruh untuk memastikan kondisi motor dalam keadaan baik, termasuk starter dan komponen penting lainnya. Di JBA Indonesia, Anda bisa membeli motor bekas melalui sistem lelang dan bisa mengecek kondisi keseluruhan motor. 

JBA Indonesia sebagai platform lelang motor yang aman dan tepercaya, memberikan akses kepada Anda untuk mendapatkan motor dengan harga yang kompetitif. Proses lelang motor juga dilakukan secara transparan. 

Saat Anda bergabung dalam proses lelang motor di JBA Indonesia, Anda tidak hanya mendapatkan kendaraan berkualitas, tetapi juga dapat memastikan motor tersebut telah melalui proses pemeriksaan yang ketat. 

Jangan lewatkan kesempatan untuk memiliki motor impian Anda melalui lelang motor di JBA Indonesia. Segera daftar dan ikuti lelang untuk mendapatkan penawaran terbaik!

News author picture PT JBA Indonesia

PT JBA Indonesia

PT JBA Indonesia adalah balai lelang otomotif tepercaya dengan menyediakan berbagai macam pilihan kendaraan bekas. Tiap minggunya, JBA berhasil melelang lebih dari 1000 unit kendaraan untuk para pelanggan JBA.

Selamat Datang di website JBA Indonesia Perkenalkan diri Anda sebelum memulai chat.
Whatsapp