5 Fungsi Stabilizer Mobil beserta Jenisnya

News picture 5 Fungsi Stabilizer Mobil beserta Jenisnya
date_range 2024-03-06
schedule 10:17:02
5 Fungsi Stabilizer Mobil beserta Jenisnya

Bagi Anda pengendara mobil pasti sudah tidak asing lagi dengan stabilizer, apa itu stabilizer dan bagaimana kira-kira fungsi stabilizer mobil itu sendiri? Stabilizer mobil, seringkali disebut juga sebagai sway bar atau anti-roll bar, adalah salah satu komponen penting dalam sistem suspensi kendaraan yang memiliki peran krusial dalam meningkatkan stabilitas dan pengendalian mobil. Saat kita berkendara, terutama dalam keadaan berbelok atau bermanuver, mobil cenderung mengalami body roll atau kecondongan tubuh kendaraan. 

Dalam hal tersebut, di sinilah peran stabilizer mobil muncul sebagai pahlawan tak terlihat. Fungsi utamanya adalah mengurangi body roll dengan cara menahan pergerakan independen antara roda kiri dan kanan. Selain itu bisa juga dikatakan, stabilizer mobil membantu menjaga agar keempat roda tetap berada pada permukaan jalan, sehingga meningkatkan daya cengkeram ban dan mengoptimalkan kontrol pengendalian.

Dalam artikel ini, Anda akan ikut menjelajahi fungsi stabilizer mobil dan informasi lengkap lainnya karena stabilizer sendiri memiliki peran penting untuk meningkatkan keamanan berkendara dengan mengurangi risiko terguling dan membuat pengalaman berkendara lebih nyaman. Simak informasi lengkapnya di bawah ini.

Baca juga: Cara Ganti Ban Mobil dengan Aman dan Mudah untuk Pemula

Apa itu Stabilizer Mobil?

Stabilizer mobil, yang juga dikenal sebagai sway bar atau anti-roll bar, adalah komponen kritis dalam sistem suspensi kendaraan yang dirancang untuk meningkatkan stabilitas dan pengendalian mobil. Fungsi utamanya adalah mengurangi atau mengendalikan body roll, yaitu kecenderungan kendaraan untuk miring atau condong ke satu sisi saat sedang bermanuver atau berbelok.

Stabilizer ini biasanya terpasang di bagian depan atau belakang kendaraan, terhubung dengan sistem suspensi dan roda. Desainnya umumnya berupa batang lurus yang terhubung ke kedua roda sisi yang sama. Ketika mobil berbelok, salah satu roda akan mengalami kompresi, sementara roda yang lainnya mengalami ekspansi.

Fungsi Stabilizer Mobil

Stabilizer mobil, juga dikenal sebagai sway bar atau anti-roll bar, memiliki beberapa fungsi kunci dalam sistem suspensi kendaraan yang berkontribusi pada kenyamanan dan keamanan berkendara. Berikut adalah beberapa fungsi utama stabilizer mobil:

1. Mengurangi Body Roll

Stabilizer mobil berfungsi utama untuk mengurangi body roll atau kecenderungan kendaraan untuk miring atau condong saat berbelok atau bermanuver. Karena, dengan meredam gerakan ini, stabilizer membantu menjaga kendaraan tetap stabil dan mencegah terjadinya kecelakaan akibat hilangnya kontrol.

2. Meningkatkan Stabilitas

Melalui pengurangan body roll, stabilizer secara signifikan meningkatkan stabilitas kendaraan. Hal ini sangat penting terutama saat melewati tikungan tajam atau menghadapi situasi bermanuver yang memerlukan respons cepat. Stabilizer membantu mencegah kecenderungan kendaraan untuk bergoyang atau terguling.

3. Optimalkan Kontrol Pengendalian

Stabilizer mobil bekerja sama dengan suspensi untuk menjaga keempat roda tetap berada di permukaan jalan. Oleh karena itu, kendaraan dapat mempertahankan traksi maksimal, meningkatkan cengkeraman ban, dan memberikan pengendalian yang lebih baik kepada pengemudi.

4. Peningkatan Keamanan

Melalui pengurangan body roll dan meningkatkan stabilitas, stabilizer turut berkontribusi pada peningkatan keamanan berkendara. Risiko terguling atau kehilangan kendali dapat berkurang, memberikan perlindungan tambahan kepada pengemudi dan penumpang.

5. Kenyamanan Berkendara

Meskipun fungsi utamanya terkait dengan stabilitas dan kontrol, stabilizer juga dapat berpengaruh pada kenyamanan berkendara. Melalui pengurangan pergerakan yang tidak diinginkan, seperti miringnya kendaraan, stabilizer membantu menciptakan pengalaman berkendara yang lebih nyaman.

Baca juga: Rekomendasi Mobil Paling Nyaman di Segala Medan

Jenis Stabilizer pada Mobil

Stabilizer pada mobil dapat memiliki beberapa jenis atau variasi, dan perbedaannya terletak pada lokasi pemasangannya dan cara mereka berinteraksi dengan suspensi. Berikut adalah beberapa jenis stabilizer yang umum ditemui:

1. Rear Lower Bar

Stabilizer bar belakang atau sway bar belakang terpasang di bagian belakang kendaraan dan terhubung ke suspensi belakang. Fungsi utamanya juga adalah mengurangi body roll, tetapi fokus pada bagian belakang kendaraan. Pada beberapa mobil, terutama yang memiliki suspensi independen di bagian belakang, rear stabilizer bar mungkin lebih kecil.

2. Underbrace

Untuk Anda yang mungkin belum tahu, stabilizer underbrace dipasang pada sisi depan, belakan, bawah dan tengah mobil. Underbrace memiliki peran penting dalam menghindari fleksibilitas struktural pada rangka mobil dan meningkatkan tingkat kekakuan keseluruhan. 

Penggunaan komponen stabilizer mobil jenis underbrace tidak hanya memberikan keuntungan dalam hal kekakuan, namun juga menghadirkan pengalaman berkendara yang tetap nyaman tanpa menambahkan beban yang berlebihan pada kendaraan.

3. Anti Roll

Anti roll bar atau sway bar merupakan suatu komponen pada kendaraan bermotor yang memiliki fungsi krusial dalam menjaga stabilitas mobil ketika melakukan manuver, khususnya saat berbelok. Fungsi utamanya adalah untuk mengurangi kemiringan body mobil, atau yang dikenal sebagai body roll, yang muncul akibat pergeseran pusat gravitasi kendaraan keluar dari sumbu roda saat melakukan belok.

4. Strut Bar

Strut bar, atau juga dikenal sebagai strut tower bar atau tower brace, adalah jenis stabilizer mobil yang ditempatkan di bagian atas atau antara strut towers pada suspensi depan. Berbeda dengan sway bar yang terletak di bagian bawah mobil, strut bar bekerja dengan cara yang sedikit berbeda untuk meningkatkan kekakuan struktural dan stabilitas kendaraan.

Strut bar bertujuan utama untuk meningkatkan kekakuan struktural pada bagian atas kendaraan dan dengan menghubungkan strut towers di suspensi depan, strut bar membantu mengurangi flexing atau pergerakan yang tidak diinginkan pada bagian atas sasis mobil. Ini dapat menguntungkan dalam meningkatkan stabilitas dan respons kendaraan.

Sebagai penutup, dapat disimpulkan bahwa fungsi stabilizer mobil tidak hanya berdampak pada kenyamanan berkendara, tetapi juga secara signifikan meningkatkan stabilitas dan keamanan kendaraan. Melalui kemampuannya mengurangi body roll, stabilizer mobil membantu menjaga keempat roda tetap berada pada permukaan jalan, memberikan kontrol optimal dan traksi maksimal.

Penting untuk selalu memahami peran krusial stabilizer dalam menjaga keseimbangan kendaraan, terutama saat melewati tikungan tajam atau situasi bermanuver yang memerlukan respons cepat. Sementara itu, bagi para penggemar otomotif, perlu diperhatikan bahwa dunia mobil tidak hanya sebatas pada fitur-fitur teknis. JBA Indonesia, yang telah hadir di 15 lokasi di Indonesia, menyajikan pengalaman unik dengan menyelenggarakan lelang mobil.

Melalui lelang, Anda memiliki kesempatan untuk mendapatkan kendaraan berkualitas dengan harga yang bersaing. Lelang mobil di JBA Indonesia bukan hanya acara jual-beli, melainkan juga sebuah kesempatan untuk menjelajahi dunia otomotif dengan beragam pilihan mobil yang bisa menjadi kendaraan impian Anda.

Namun, jika Anda tertarik untuk menjual kendaraan yang dimiliki. Layanan titip jual mobil dan motor yang disediakan oleh JBA Indonesia bisa dijadikan sebagai solusi menarik dan layak untuk dicoba. Tunggu apa lagi? menjaga performa mobil dan menjelajahi opsi-lelang di JBA Indonesia bisa menjadi langkah cerdas untuk meraih pengalaman berkendara yang lebih seru dan terjangkau.

News author picture PT JBA Indonesia

PT JBA Indonesia

PT JBA Indonesia adalah balai lelang otomotif tepercaya dengan menyediakan berbagai macam pilihan kendaraan bekas. Tiap minggunya, JBA berhasil melelang lebih dari 1000 unit kendaraan untuk para pelanggan JBA.

Selamat Datang di website JBA Indonesia Perkenalkan diri Anda sebelum memulai chat.
Whatsapp