BERITA & PROMOSI UPDATE BERITA TERBARU DAN INFORMASI PROMO TERKINI

Ternyata Ini Akibatnya Jika Minyak Rem Tidak Pernah Diganti

News picture Ternyata Ini Akibatnya Jika Minyak Rem Tidak Pernah Diganti

JBA - Rem merupakan salah satu komponen keselamatan wajib yang terdapat di kendaraan. Selain itu, komponen ini mempunyai peran yang cukup penting. Sebab, jika tanpa komponen ini, maka laju kendaraan tidak dapat diperlambat.

Sebenarnya cara kerja rem cukup sederhana, dimana kampas akan ditempelkan pada piringan yang turut berputar bersama dengan roda. Jika semakin erat kampas menempel pada piringan, maka laju kendaraan akan berangsur-angsur menurun.

Baca Juga: Jelang IIMS 2019, HPM Siapkan Honda BR-V Terbaru

Sebelumnya, cara mengaktifkan kampas rem dilakukan secara manual, yaitu dengan menggunakan tuas. Model rem seperti ini masih sering digunakan dengan istilah rem tromol. Seiring dengan perkembangan dunia teknologi di bidang otomotif, membuat terciptanya model rem terbaru yang tentunya lebih aman dan mudah digunakan, yang dinamakan model rem cakram.

Tidak seperti model rem tromol, rem cakram menggunakan suatu cairan khusus yang berfungsi untuk menekan kampas ke piringan cakram sehingga lebih erat. Cairan ini dikenal dengan sebutan minyak rem.

Layaknya pelumas pada mesin, minyak rem juga mempunyai masa pakai yang perlu untuk diperhatikan. Namun yang membedakan adalah oli mesin wajib untuk diganti setiap beberapa bulan. Sedangkan untuk minyak rem, perlu dikuras terlebih dahulu, baru kemudian diisi dengan minyak baru. Jangka waktu penggantiannya pun berbeda, sehingga perlu dilakukan servis secara berkala agar waktu gantinya tidak lewat.

Jika hal ini tidak dilakukan, tentunya akan terjadi berbagai hal yang tidak diinginkan, seperti rem menjadi kurang pakem saat digunakan hingga munculnya gelembung-gelembung putih yang terdapat pada wadah.

Baca Juga: Ingin Hemat Bahan Bakar, Perhatikan Filter Udara Kendaraan Anda

Hal ini terjadi dikarenakan minyak rem mempunyai sifat menyerap uap air sehingga berpengaruh pada titik didihnya. Ketika rem digunakan secara maksimal, maka panas yang dihasilkan dari gesekan kampas tersebut akan diserap langsung oleh minyak. Maka bayangkan jika titik didihnya berkurang, tentu membuat minyak menjadi panas sehingga menimbulkan gelembung-gelembung putih yang dapat mengganggu kinerja dari rem tersebut.

Karena itu, Anda perlu memperhatikan minyak rem yang terdapat pada kendaraan Anda agar fitur keamanan dapat bekerja dengan optimal sehingga Anda pun tidak merasa khawatir jika sedang berkendara bersama keluarga Anda.