Temukan Kendaraan
Impian di JBA Indonesia
Mobil yang tidak bisa distarter adalah salah satu masalah yang paling sering dialami pengendara, baik pada mobil tua maupun mobil keluaran terbaru. Kondisi ini tentu membuat panik, terutama jika terjadi saat sedang terburu-buru atau di lokasi yang jauh dari bengkel.
Meski terlihat sepele, penyebab mobil gagal distarter bisa sangat beragam—mulai dari masalah kelistrikan hingga gangguan mekanis pada mesin.
Karena itulah penting untuk memahami apa saja kemungkinan penyebabnya serta bagaimana cara mengatasinya dengan tepat. Artikel ini akan membahas secara lengkap penyebab umum mobil tidak bisa distarter dan langkah-langkah penanganannya.
Baca juga: Apa Itu Facelift dalam Dunia Otomotif? Simak Penjelasan Lengkapnya!
Sebelum membahas satu per satu penyebabnya, perlu dipahami bahwa proses starter mobil melibatkan beberapa komponen penting, seperti aki, dinamo starter, sistem pengapian, hingga suplai bahan bakar.
Jika salah satu komponen tersebut bermasalah, mesin bisa gagal hidup. Berikut ini adalah beberapa penyebab paling umum mengapa mobil tidak bisa distarter.
Aki adalah sumber listrik utama mobil. Jika aki lemah atau habis, arus listrik tidak mampu menggerakkan dinamo starter sehingga mobil tidak bisa menyala. Ciri-cirinya biasanya terdengar bunyi tek-tek saat distarter atau lampu dashboard meredup.
Kabel aki atau soket kelistrikan yang longgar dapat menghambat aliran listrik. Meski aki dalam kondisi baik, sambungan yang tidak sempurna bisa membuat arus tidak tersalurkan dengan stabil.
Dinamo starter bertugas memutar mesin pertama kali. Jika komponennya aus, kotor, atau mengalami kerusakan, mobil tidak akan merespons saat kunci diputar.
Koil berfungsi meningkatkan tegangan listrik untuk proses pengapian. Jika koil bermasalah, busi tidak akan memercikkan api sehingga mesin tidak bisa hidup.
Busi yang kotor, basah, atau sudah aus tidak dapat menghasilkan percikan api yang optimal. Akibatnya, proses pembakaran di ruang mesin gagal sehingga mobil tidak menyala.
Pada mobil injeksi, pompa bahan bakar memiliki peran penting untuk mengalirkan bensin ke mesin. Jika pompa rusak atau filter tersumbat, bahan bakar tidak akan mengalir dan mesin tidak dapat menyala.
Mobil modern dilengkapi berbagai sensor penting, seperti crankshaft position sensor dan camshaft sensor. Kerusakan pada sensor ini bisa membuat ECU gagal membaca posisi mesin dan akhirnya mobil tidak bisa distarter.
Setelah mengetahui penyebabnya, langkah berikutnya adalah memahami bagaimana cara mengatasi mobil yang tidak bisa distarter. Penanganan yang tepat akan membantu Anda menghindari kerusakan lebih parah dan mempercepat proses perbaikan.
Cek apakah terminal aki kotor atau kendur. Bersihkan dengan sikat kawat dan pastikan sambungan kembali kencang. Jika voltase aki lemah, pertimbangkan untuk melakukan jump start atau mengganti aki.
Pastikan semua kabel dan soket kelistrikan terpasang dengan baik. Kabel yang longgar perlu dikencangkan, sementara kabel yang putus harus diganti segera.
Jika dinamo starter macet, mengetuknya dengan benda tumpul secara perlahan dapat membantu memulihkan fungsi sementara. Namun, solusi ini hanya bersifat sementara dan tetap perlu diperiksa di bengkel.
Lepaskan busi untuk melihat apakah kondisinya kotor atau basah. Bersihkan dengan lap kering atau amplas halus. Jika busi sudah aus, gantilah dengan yang baru.
Pastikan koil dalam kondisi baik. Jika tercium bau gosong atau muncul retakan pada housing koil, kemungkinan besar koil perlu diganti.
Dengarkan suara dengungan pompa bensin saat kunci kontak diputar ke posisi ON. Jika tidak terdengar, pompa mungkin rusak. Selain itu, periksa juga filter bahan bakar yang mungkin tersumbat.
Jika semua komponen terlihat normal namun mobil tetap tidak bisa distarter, lakukan pemeriksaan dengan scanner OBD untuk mengetahui apakah ada error code terkait sensor atau sistem elektronik lainnya.
Baca juga: Pajak Mobil Listrik di Indonesia: Penjelasan dan Cara Menghitungnya
Mobil yang tidak bisa distarter memang bisa terjadi kapan saja dan penyebabnya beragam, mulai dari masalah aki, kelistrikan, pengapian, hingga suplai bahan bakar. Dengan memahami penyebab dan cara mengatasinya, Anda dapat melakukan langkah-langkah awal sebelum membawa mobil ke bengkel.
Jika Anda sedang mempertimbangkan untuk memiliki mobil bekas yang berkualitas, mengikuti lelang mobil di JBA Indonesia bisa menjadi pilihan terbaik. JBA Indonesia menawarkan beragam pilihan kendaraan, proses lelang yang transparan, serta harga yang kompetitif.
Untuk informasi lebih lanjut seputar lelang mobil di JBA Indonesia, hubungi kami melalui WhatsApp 0817-0993-078 dan ikuti seluruh kanal media sosial JBA Indonesia untuk mendapatkan informasi terbaru.
Bulan Ramadhan selalu...
Lampu hazard adalah salah...
Busi adalah salah satu...