Informasi Lelang
Fitur Terbaru di JBA, Kini Bisa Lacak Status BPKB Dengan Mudah
Erupsi gunung berapi dapat menyebabkan abu vulkanik menyebar hingga ke berbagai wilayah di sekitarnya. Selain mengganggu aktivitas sehari-hari, abu vulkanik juga dapat menempel pada kendaraan, terutama mobil yang diparkir di luar ruangan.
Jika mobil terkena abu vulkanik, jangan terburu-buru mengelap permukaannya saat masih kering. Abu vulkanik memiliki partikel yang dapat bersifat abrasif sehingga berisiko menimbulkan goresan halus pada permukaan cat apabila langsung digosok.
Lalu, bagaimana cara membersihkan abu vulkanik di mobil yang tepat? Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan agar kendaraan kembali bersih tanpa meningkatkan risiko kerusakan pada permukaan cat.
Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah jangan langsung mengelap abu vulkanik dalam kondisi kering menggunakan kain, lap, atau kemoceng.
Ketika mobil tertutup abu vulkanik, partikel tersebut berada di atas permukaan cat, kaca, kap mesin, atap, dan bagian kendaraan lainnya. Mengelapnya secara langsung dapat membuat partikel abu bergesekan dengan permukaan kendaraan.
Gesekan tersebut berpotensi menyebabkan baret atau swirl mark pada cat mobil, terutama jika tekanan saat mengelap cukup kuat.
Karena itu, langkah awal yang lebih aman adalah menghilangkan sebanyak mungkin abu menggunakan air mengalir sebelum melakukan proses pencucian.
Setelah memastikan mobil berada di tempat yang aman untuk dicuci, bilas seluruh bagian kendaraan menggunakan air mengalir.
Tujuannya adalah membantu melepaskan dan mengangkat partikel abu vulkanik dari permukaan mobil tanpa perlu menggosoknya terlebih dahulu.
Mulailah dari bagian atas kendaraan, seperti atap, kemudian lanjutkan ke kaca, kap mesin, bagasi, pintu, hingga bagian bawah mobil. Gunakan aliran air yang cukup untuk membantu membawa abu turun dari permukaan kendaraan.
Pada tahap ini, hindari penggunaan spons atau microfiber untuk menggosok mobil yang masih penuh abu. Biarkan air terlebih dahulu mengurangi jumlah partikel yang menempel.
Jika abu yang menempel cukup tebal, proses pembilasan dapat dilakukan secara menyeluruh dan berulang hingga sebagian besar abu terangkat.
Setelah abu vulkanik berhasil dibilas, tahap berikutnya adalah mencuci mobil menggunakan sampo khusus mobil.
Gunakan air dan sampo mobil sesuai petunjuk produk, kemudian aplikasikan menggunakan microfiber atau wash mitt yang bersih.
Hindari menggunakan sabun rumah tangga atau deterjen yang tidak diperuntukkan bagi kendaraan. Produk yang tidak sesuai dapat memengaruhi lapisan pelindung pada permukaan kendaraan.
Saat mencuci, lakukan dengan gerakan yang lembut. Pastikan microfiber atau wash mitt tetap bersih dan sering dibilas sehingga partikel kotoran yang tertinggal tidak kembali bergesekan dengan cat.
Untuk mobil yang sangat kotor akibat paparan abu, jangan terburu-buru menggosok bagian yang masih terlihat kotor. Lebih baik lakukan pembilasan tambahan terlebih dahulu.
Teknik mencuci juga penting ketika membersihkan abu vulkanik dari mobil.
Terapkan metode dari atas ke bawah. Bagian atas kendaraan seperti atap dan kaca dicuci terlebih dahulu, kemudian lanjutkan ke kap mesin, bagasi, pintu, dan bagian bawah mobil.
Metode ini membantu mencegah kotoran dari bagian bawah kendaraan berpindah kembali ke area yang sudah dibersihkan.
Bagian bawah mobil biasanya memiliki kotoran yang lebih banyak karena lebih dekat dengan permukaan jalan. Oleh sebab itu, sebaiknya area tersebut dibersihkan terakhir.
Jika menggunakan beberapa microfiber, pisahkan kain untuk bagian bodi dengan kain untuk area yang lebih kotor agar risiko membawa kembali partikel abrasif ke permukaan cat dapat diminimalkan.
Setelah seluruh permukaan mobil dicuci menggunakan sampo, lakukan pembilasan kembali dengan air bersih.
Pastikan tidak ada sisa sampo maupun partikel abu yang masih menempel pada permukaan kendaraan. Perhatikan area yang sering luput seperti celah pintu, wiper, kaca spion, sela bodi, serta bagian sekitar emblem.
Jika masih terlihat adanya abu atau kotoran, jangan langsung menggosoknya dalam kondisi kering. Basahi kembali bagian tersebut dan bersihkan secara perlahan.
Pembilasan yang menyeluruh menjadi salah satu tahap penting untuk memastikan abu vulkanik tidak kembali menggores permukaan cat saat mobil dikeringkan.
Setelah mobil selesai dibilas, keringkan menggunakan microfiber yang bersih dan memiliki daya serap baik.
Hindari membiarkan air mengering sendiri jika memungkinkan, terutama pada kondisi cuaca panas, karena dapat meninggalkan water spot pada permukaan kendaraan.
Gunakan microfiber dengan tekanan ringan. Pastikan permukaan mobil memang sudah bersih sebelum proses pengeringan dilakukan.
Jika microfiber sudah terlalu basah atau terdapat kotoran yang terlihat, gunakan kain lain yang bersih. Jangan menggunakan kain yang sudah kotor untuk mengeringkan seluruh bodi kendaraan.
Jika abu vulkanik sudah terlanjur dilap dalam kondisi kering, jangan langsung panik. Hindari menggosok permukaan kembali untuk mencoba menghilangkan bekasnya.
Bilas kendaraan menggunakan air mengalir, kemudian lakukan proses pencucian dengan sampo khusus mobil dan microfiber bersih. Setelah kering, periksa kondisi cat di bawah pencahayaan yang cukup.
Apabila muncul banyak goresan halus, kendaraan dapat diperiksa lebih lanjut oleh detailer atau bengkel perawatan bodi untuk menentukan apakah membutuhkan proses polishing.
Membersihkan abu vulkanik dari mobil tidak boleh dilakukan dengan cara mengelapnya langsung saat masih kering. Partikel abu dapat bersifat abrasif dan gesekan langsung berpotensi menimbulkan goresan pada permukaan cat.
Cara yang lebih aman adalah membilas mobil menggunakan air mengalir, mencucinya dengan sampo khusus mobil dan microfiber bersih, membersihkan dari bagian atas ke bawah, kemudian membilas dan mengeringkannya dengan microfiber.
Dengan melakukan proses secara perlahan dan tidak terburu-buru, kendaraan dapat kembali bersih sekaligus membantu menjaga kondisi cat setelah terkena paparan abu vulkanik.
Apabila sedang mencari mobil bekas, Anda dapat mempertimbangkan untuk mengikuti lelang mobil di JBA Indonesia. Pilihan kendaraan yang tersedia beragam, proses lelang dilakukan secara transparan, dan harga yang ditawarkan bersaing.
Untuk informasi lebih lanjut seputar lelang mobil di JBA Indonesia, hubungi kami melalui WhatsApp di 0817-0993-078 dan ikuti seluruh kanal media sosial JBA Indonesia untuk mendapatkan informasi terbaru.