Temukan Kendaraan
Impian di JBA Indonesia
Dalam perkembangan teknologi otomotif, kenyamanan dan kemudahan berkendara menjadi aspek yang terus ditingkatkan. Salah satu fitur yang sangat berperan dalam hal ini adalah power steering.
Sistem ini membantu pengemudi mengendalikan setir dengan lebih ringan dan presisi, sehingga aktivitas berkendara terasa jauh lebih nyaman dibandingkan kendaraan tanpa fitur tersebut.
Power steering kini hampir selalu ditemukan pada mobil modern, baik kendaraan harian maupun kendaraan niaga ringan. Namun, masih banyak pengendara yang belum memahami secara menyeluruh apa itu power steering, fungsi utamanya, serta bagaimana cara kerjanya. Oleh karena itu, artikel ini akan membahas terkait power steering secara lengkap dan mudah dipahami.
Baca juga: Cara Mudah Cek Nomor Mesin Mobil Terbaru 2025
Power steering adalah sistem kemudi pada kendaraan yang dirancang untuk membantu meringankan tenaga pengemudi saat memutar setir. Dengan adanya sistem ini, pengemudi tidak perlu mengeluarkan tenaga besar untuk mengarahkan roda depan, terutama saat kendaraan melaju pelan, berhenti, atau melakukan parkir.
Secara mekanis, power steering bekerja dengan menambahkan bantuan tenaga dari sistem hidrolik atau motor listrik ke mekanisme kemudi. Bantuan tenaga tersebut membuat pergerakan setir menjadi lebih halus dan ringan, tanpa mengurangi kontrol pengemudi terhadap arah kendaraan.
Dalam dunia otomotif, power steering berkembang menjadi beberapa jenis, seperti hydraulic power steering (HPS), electric power steering (EPS), dan electro-hydraulic power steering (EHPS). Masing-masing memiliki cara kerja yang berbeda, namun tujuannya tetap sama, yaitu meningkatkan kenyamanan dan keamanan saat berkendara.
Power steering bukan hanya sekadar fitur tambahan, tetapi memiliki peran penting dalam menunjang pengalaman berkendara. Sistem ini dirancang untuk membantu pengemudi dalam berbagai kondisi jalan dan situasi berkendara. Berikut adalah fungsi-fungsi utama power steering.
Fungsi utama power steering adalah meringankan putaran setir. Dengan bantuan sistem ini, pengemudi dapat memutar setir dengan lebih mudah tanpa membutuhkan banyak tenaga, terutama saat parkir atau bermanuver di area sempit.
Setir yang ringan membuat pengemudi tidak cepat merasa lelah, khususnya saat menghadapi kemacetan atau perjalanan jarak jauh. Power steering membantu mengurangi beban pada tangan dan lengan, sehingga kenyamanan berkendara tetap terjaga.
Power steering modern dirancang agar tetap memberikan respons kemudi yang baik. Meskipun setir terasa ringan, pengemudi tetap dapat merasakan kondisi jalan dan arah roda, sehingga kontrol dan stabilitas kendaraan tetap optimal.
Dalam kondisi darurat, seperti menghindari rintangan secara tiba-tiba, power steering memungkinkan pengemudi melakukan manuver dengan lebih cepat dan akurat. Hal ini tentu berkontribusi besar terhadap keselamatan pengemudi dan penumpang.
Cara kerja power steering pada dasarnya adalah memberikan bantuan tenaga pada sistem kemudi. Namun, setiap jenis power steering memiliki mekanisme yang berbeda sesuai dengan teknologi yang digunakan. Berikut penjelasan cara kerja power steering berdasarkan jenisnya.
Hydraulic power steering menggunakan tekanan fluida hidrolik untuk membantu memutar setir. Pompa hidrolik yang digerakkan oleh mesin akan menyalurkan oli bertekanan ke steering rack saat setir diputar, sehingga pergerakan roda menjadi lebih ringan.
Electric power steering memanfaatkan motor listrik sebagai sumber tenaga bantu. Sensor akan membaca arah dan kekuatan putaran setir, lalu ECU mengatur motor listrik untuk memberikan bantuan yang sesuai. Sistem ini lebih efisien karena hanya bekerja saat dibutuhkan.
EHPS merupakan gabungan antara sistem hidrolik dan elektrik. Pompa hidrolik digerakkan oleh motor listrik, bukan langsung oleh mesin. Cara kerja ini membuat sistem lebih hemat energi dibanding HPS konvensional, meskipun tetap menggunakan fluida hidrolik.
Baca juga: Pajak Mobil Hybrid: Penjelasan dan Cara Menghitungnya
Power steering merupakan salah satu komponen penting dalam kendaraan modern yang berfungsi untuk meningkatkan kenyamanan, kontrol, dan keselamatan berkendara. Dengan setir yang lebih ringan dan responsif, pengemudi dapat berkendara dengan lebih santai, aman, dan efisien dalam berbagai kondisi jalan.
Jika Anda sedang mencari kendaraan bekas yang sudah dilengkapi power steering, Anda bisa mempertimbangkan untuk mengikuti lelang di JBA Indonesia. Pilihan kendaraannya beragam, proses lelang transparan, dan harga yang ditawarkan bersaing.
Untuk informasi lebih lanjut seputar lelang di JBA Indonesia, hubungi kami melalui WhatsApp di 0817-0993-078 dan ikuti seluruh kanal media sosial JBA Indonesia untuk mendapatkan informasi terbaru.
Bulan Ramadhan selalu...
Lampu hazard adalah salah...
Busi adalah salah satu...