5 Rekomendasi Mobil Listrik Niaga untuk Kebutuhan Bisnis

date_range 2026-10-16
schedule 15:00:00
News picture 5 Rekomendasi Mobil Listrik Niaga untuk Kebutuhan Bisnis

Mobil listrik niaga semakin menarik untuk dipertimbangkan oleh pelaku usaha yang membutuhkan kendaraan operasional. Kendaraan ini dapat digunakan untuk pengiriman barang, distribusi produk, logistik perkotaan, hingga transportasi penumpang.

Berbeda dari kendaraan niaga konvensional, mobil listrik menggunakan motor listrik sebagai penggerak utama. Teknologi ini berpotensi membantu mengurangi biaya energi dan emisi gas buang langsung selama kendaraan digunakan.

Pilihan mobil listrik niaga juga semakin beragam, mulai dari blind van berukuran kompak hingga van dan truk ringan dengan kapasitas angkut lebih besar. Pemilihan kendaraan sebaiknya disesuaikan dengan jenis usaha, jarak operasional, volume muatan, serta ketersediaan fasilitas pengisian daya.

Baca juga: 5 Rekomendasi Mobil Listrik MPV Terbaik untuk Keluarga

Lelang Mobil

5 Rekomendasi Mobil Listrik Niaga

Setiap mobil listrik niaga memiliki karakteristik yang berbeda. Ada kendaraan yang dirancang untuk pengiriman barang di jalan perkotaan, sementara model lainnya menawarkan ruang kargo lebih luas untuk kebutuhan distribusi dan logistik.

Berikut lima rekomendasi mobil listrik niaga yang dapat dipertimbangkan untuk mendukung kegiatan operasional bisnis.

1. Wuling Mitra EV

Wuling Mitra EV merupakan kendaraan listrik niaga yang dirancang untuk mendukung berbagai kebutuhan usaha. Model ini tersedia dalam dua konfigurasi, yaitu Blind Van untuk mengangkut barang dan Minibus untuk transportasi penumpang.

Mitra EV menggunakan baterai LFP dengan pilihan kapasitas 41,9 kWh dan 56,2 kWh. Jarak tempuh yang diklaim mencapai 300 km hingga 400 km berdasarkan standar CLTC, bergantung pada varian yang dipilih.

Dari sisi fungsionalitas, versi Blind Van memiliki ruang kargo hingga 6,5 meter kubik. Sementara itu, versi Minibus dapat menampung hingga delapan orang, sehingga cocok untuk antar-jemput karyawan atau transportasi operasional perusahaan. Pintu geser di kedua sisi juga membantu mempermudah akses penumpang maupun proses bongkar muat.

2. DFSK Gelora E

DFSK Gelora E merupakan kendaraan niaga listrik yang tersedia dalam varian Blind Van dan Minibus. Versi Blind Van dirancang untuk pengangkutan barang, sedangkan Minibus menawarkan kapasitas hingga tujuh penumpang untuk kebutuhan transportasi.

Kendaraan ini menggunakan motor listrik dengan tenaga maksimum 60 kW dan baterai berkapasitas 38 kWh atau 42 kWh, tergantung varian. Jarak tempuhnya diklaim mencapai sekitar 268–300 km berdasarkan standar NEDC.

DFSK Gelora E dapat dipertimbangkan untuk bisnis logistik, distribusi produk, layanan kurir, maupun transportasi karyawan. Dimensinya yang relatif ringkas membantu pengoperasian di jalan perkotaan, sementara dukungan pengisian cepat dapat membantu mengurangi waktu kendaraan berhenti untuk mengisi daya. Kebutuhan operasional dan kapasitas muatan tetap perlu disesuaikan dengan varian yang dipilih.

3. Mitsubishi L100 EV

Mitsubishi L100 EV merupakan kendaraan niaga listrik berukuran kompak yang ditujukan untuk operasional bisnis. Model ini menggunakan desain blind van dua penumpang dengan ruang belakang yang dapat dimanfaatkan untuk membawa barang.

Salah satu keunggulannya adalah dimensi bodi yang ringkas, dengan panjang sekitar 3.395 mm. Mitsubishi mengklaim jarak tempuh hingga 180 km dan kemampuan angkut beban hingga 425 kg, sehingga kendaraan ini sesuai untuk kebutuhan pengiriman dengan muatan yang telah diperhitungkan.

L100 EV dapat menjadi pilihan bagi usaha yang beroperasi di kawasan perkotaan, seperti pengiriman paket, distribusi makanan kemasan, dan pengantaran barang ke toko. Ukurannya membantu pengemudi bermanuver di jalan yang relatif sempit. Sebelum memilihnya, pelaku usaha perlu memastikan kapasitas angkut dan jarak operasional sesuai kebutuhan harian.

4. Foton eTruckmate

Foton eTruckmate merupakan kendaraan niaga listrik yang dirancang untuk mendukung aktivitas distribusi dan logistik. Model ini tersedia dalam beberapa konfigurasi, termasuk Pickup, Cargo Box, dan Blind Van, sehingga pengguna dapat memilih bentuk kendaraan sesuai kebutuhan usaha.

Foton eTruckmate menggunakan baterai dengan pilihan kapasitas sekitar 38,64 kWh dan 41,86 kWh, bergantung pada konfigurasi. Jarak tempuhnya diklaim mencapai sekitar 220–250 km berdasarkan standar NEDC, sedangkan kapasitas muatannya dapat mencapai sekitar 1.020 kg pada spesifikasi yang dipublikasikan.

Keunggulan eTruckmate terletak pada fleksibilitas bentuk kendaraan dan kapasitas angkut yang mendukung kebutuhan bisnis. Versi Cargo Box dapat digunakan untuk distribusi barang, sementara Pickup cocok untuk muatan yang membutuhkan akses bongkar muat terbuka. Untuk penggunaan komersial, pelaku usaha juga perlu memperhitungkan jarak antar pengiriman dan waktu pengisian daya agar operasional tetap efisien.

5. Farizon V8E Cargo Van

Farizon V8E Cargo Van merupakan van listrik yang dirancang untuk kebutuhan logistik dan pengiriman barang. Kendaraan ini memiliki bodi panjang dengan ruang kargo yang ditujukan untuk mendukung pengangkutan barang dalam jumlah besar.

V8E Cargo Van menggunakan baterai berkapasitas 65 kWh dan motor listrik bertenaga maksimum 90 kW dengan torsi 190 Nm. Jarak tempuhnya diklaim mencapai hingga 428 km, sementara panjang kendaraan sekitar 5.395 mm dan ruang kargonya memiliki panjang sekitar 3.265 mm.

Model ini dapat dipertimbangkan oleh perusahaan yang membutuhkan kendaraan untuk pengiriman antargudang, distribusi barang, dan logistik dalam kota maupun wilayah sekitarnya. Kapasitas baterai dan ruang muatnya mendukung kebutuhan perjalanan dengan volume pengiriman yang lebih besar. Namun, perencanaan rute tetap penting agar kapasitas kendaraan dapat dimanfaatkan secara optimal dan pengisian daya tidak mengganggu jadwal operasional.

Titip Jual

Baca juga: 5 Rekomendasi Mobil Listrik Sedan untuk Penggunaan Harian

Kelima rekomendasi mobil listrik niaga tersebut menawarkan solusi berbeda untuk kebutuhan bisnis. Wuling Mitra EV dan DFSK Gelora E menyediakan pilihan untuk angkutan barang maupun penumpang, sedangkan Mitsubishi L100 EV menonjolkan ukuran yang kompak. Foton eTruckmate menawarkan beberapa konfigurasi kendaraan niaga, sementara Farizon V8E Cargo Van memiliki ruang kargo yang mendukung kebutuhan distribusi.

Sebelum menentukan pilihan, sesuaikan kendaraan dengan jenis usaha, kapasitas angkut, jarak perjalanan harian, dan akses pengisian daya. Perhatikan pula kondisi baterai, ketersediaan suku cadang, serta dukungan layanan purnajual untuk menunjang kelangsungan operasional bisnis.

Jika sedang mencari mobil listrik niaga bekas, Anda bisa mempertimbangkan untuk mengikuti lelang mobil di JBA Indonesia. Pilihannya beragam, prosesnya transparan, dan harga bersaing.

Untuk informasi lebih lanjut seputar lelang mobil di JBA Indonesia, hubungi kami melalui WhatsApp di 0817-0993-078 dan ikuti seluruh kanal media sosial JBA Indonesia untuk mendapatkan informasi terbaru.

News author picture JBA Indonesia

JBA Indonesia

JBA Indonesia adalah balai lelang otomotif terpercaya dengan menyediakan berbagai macam pilihan kendaraan bekas. Tiap minggunya, JBA berhasil melelang lebih dari 1000 unit kendaraan untuk para pelanggan JBA.