Artikel
Bawa Carry Pick Up Ke Motogadai, Pulang Dapat Dana 82 Juta? Begini Caranya!
Lelang mobil dan motor menjadi salah satu alternatif jual beli kendaraan yang semakin diminati karena menawarkan proses yang praktis, transparan, serta pilihan unit yang beragam. Melalui sistem yang menggabungkan akses digital dan kehadiran langsung (hybrid), peserta dapat memperoleh informasi kendaraan lebih lengkap sebelum mengikuti lelang.
JBA Indonesia saat ini memiliki 39 titik operasional yang terdiri dari 15 cabang dan 24 hub di berbagai wilayah Indonesia. Jaringan ini memudahkan masyarakat untuk mengikuti lelang kendaraan baik dengan datang langsung ke lokasi maupun mengakses informasi kendaraan melalui platform digital JBA.
Untuk menjadi peserta lelang mobil atau motor di JBA, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah registrasi melalui website atau aplikasi JBA. Proses registrasi dilakukan secara digital sehingga peserta dapat mengakses informasi kendaraan sebelum hari lelang.
Peserta juga dapat melakukan pengecekan unit kendaraan melalui sesi open house yang tersedia mulai H-3 hingga pukul 12 siang sebelum hari lelang. Waktu yang paling direkomendasikan untuk melihat unit adalah H-1, karena informasi kendaraan biasanya sudah lebih lengkap, termasuk detail kondisi unit dan harga dasar lelang.
Peserta dapat melihat langsung kondisi kendaraan, mulai dari bagian eksterior, interior, hingga ruang mesin seperti kap dan bagasi, sehingga dapat mempertimbangkan keputusan sebelum mengikuti lelang.
Untuk mengikuti lelang, peserta perlu melakukan deposit:
Bagi peserta yang tidak memenangkan lelang, deposit akan dikembalikan setelah H+1 setelah lelang berlangsung.
Kemudahan akses informasi melalui platform digital membantu peserta memperoleh gambaran awal mengenai kondisi kendaraan, terutama bagi peserta yang tidak selalu dapat hadir langsung di lokasi lelang. Informasi yang tersedia cukup membantu sebagai pertimbangan sebelum melakukan penawaran.
“Proses lelang di JBA sudah digital, mulai dari registrasi, cek unit kendaraan, hingga mengikuti lelang. Peserta dapat melihat detail kendaraan sebagai gambaran awal sebelum memutuskan untuk ikut menawar,” ujar Monika Erika, Marketing & Digital Sales Dept Head JBA Indonesia.
Setiap unit kendaraan yang masuk ke JBA akan melalui proses inspeksi yang mencakup mesin, eksterior, dan interior dengan lebih dari 140 titik pemeriksaan. Pemeriksaan dilakukan secara visual berdasarkan apa yang dilihat, didengar, dan dirasakan oleh tim inspeksi.
Hasil inspeksi kemudian dituangkan dalam Laporan Deskripsi Kendaraan (LDK) yang dilengkapi foto detail kondisi kendaraan, sehingga peserta dapat memperoleh gambaran kondisi unit secara lebih objektif.
“Kami menjual trust atau kepercayaan dengan menyampaikan kondisi kendaraan sesuai hasil inspeksi kami, sehingga peserta dapat mempertimbangkan keputusan sebelum mengikuti lelang,” tambah Monika Erika.
Pilihan unit kendaraan di lelang JBA cukup beragam, mulai dari LCGC, passenger car, hingga kendaraan premium. Variasi unit memberikan lebih banyak pilihan bagi peserta sesuai kebutuhan dan anggaran.
Dalam satu hari lelang di satu cabang, jumlah unit yang dilelang bahkan dapat mencapai hingga 1.500 mobil. Tidak hanya kendaraan harian, unit premium seperti Porsche dan Bentley juga pernah tersedia di JBA.
“Variasi unit di lelang cukup banyak, mulai dari kendaraan harian hingga premium seperti Porsche dan Bentley, sehingga peserta memiliki lebih banyak pilihan sesuai kebutuhan,” jelas Monika Erika.
Selain untuk pembeli, JBA juga membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin menjual kendaraan melalui layanan titip jual. Penjual cukup membawa kendaraan ke cabang JBA terdekat dengan melengkapi dokumen seperti BPKB, kemudian melakukan proses e-sign dengan biaya administrasi sebesar Rp100.000.
Selanjutnya, JBA akan membantu proses penjualan mulai dari inspeksi, appraisal, hingga memberikan rekomendasi harga berdasarkan kondisi kendaraan. Penjual juga memiliki fleksibilitas untuk menentukan harga sendiri serta dapat menarik kembali unit apabila belum terjual.
“Tidak semua orang memiliki waktu atau kenyamanan untuk melayani banyak pertanyaan dari calon pembeli. Melalui titip jual di JBA, proses penjualan dapat dilakukan dengan lebih praktis dan aman karena JBA membantu menjelaskan kondisi kendaraan kepada calon peserta lelang,” ujar Monika Erika.
Melalui proses yang transparan serta dukungan sistem hybrid, lelang kendaraan menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin membeli maupun menjual kendaraan secara lebih aman, praktis, dan efisien.