Artikel
5 Rekomendasi Mobil Listrik Wuling yang Banyak Diminati Saat Ini
Jakarta, 24 April 2026 – Kendaraan konvensional berbahan bakar BBM masih menjadi pilihan utama masyarakat maupun pelaku usaha di berbagai wilayah Indonesia. Di tengah dinamika sektor energi, efisiensi bahan bakar dan biaya operasional menjadi pertimbangan utama dalam memilih kendaraan, baik untuk kebutuhan pribadi maupun usaha.
Menurut Johan Wijaya, Marketing & Sales Division Head JBA, kendaraan pada segmen entry level hingga middle masih menjadi pilihan utama karena dinilai paling relevan dengan kebutuhan penggunaan sehari-hari.
“Kendaraan kategori LCGC dan MPV seperti Toyota Avanza, Calya, dan Agya masih cukup diminati karena efisien dalam konsumsi BBM serta mudah dalam perawatan. Sementara untuk kebutuhan usaha, kendaraan niaga seperti Daihatsu Gran Max, Mitsubishi Triton, hingga truk juga banyak dicari. Pada roda dua, motor matic seperti Honda Beat, Scoopy, dan Vario tetap menjadi pilihan utama karena praktis digunakan sehari-hari,” jelas Johan Wijaya.
JBA juga mencatat adanya perbedaan preferensi kendaraan di berbagai wilayah pada Q1 2026, yang dipengaruhi oleh karakteristik kebutuhan dan aktivitas ekonomi setempat.Di wilayah Jawa, kendaraan penumpang seperti Toyota Avanza, Toyota Calya, dan Toyota Agya menjadi yang paling dominan, seiring tingginya kebutuhan mobilitas harian serta preferensi terhadap kendaraan yang efisien dan mudah dirawat.
Di wilayah Sumatera, kendaraan niaga seperti Mitsubishi Triton, Suzuki Carry pick up, hingga Mitsubishi Colt L300 lebih banyak diminati untuk mendukung aktivitas distribusi, logistik, dan sektor perkebunan.Sementara itu, di wilayah Kalimantan, kendaraan operasional seperti Daihatsu Gran Max pick up, Mitsubishi Canter, serta Toyota Hilux menjadi pilihan utama, mencerminkan kebutuhan kendaraan untuk menunjang aktivitas industri dan distribusi barang.
Adapun di wilayah Sulawesi, permintaan cenderung seimbang antara kendaraan penumpang dan kendaraan niaga, dengan model seperti Toyota Avanza, Toyota Calya, serta Mitsubishi Triton yang cukup banyak diminati.
Di sisi lain, JBA juga mencatat mulai adanya minat terhadap kendaraan listrik (EV) di pasar lelang, meskipun jumlahnya masih relatif terbatas dibandingkan kendaraan konvensional. Beberapa unit yang diminati antara lain Wuling Air EV, Wuling Cloud EV, Hyundai IONIQ 5, Neta V-II, serta BYD Sealion 7.
Selain pembelian, JBA juga melayani penitipan kendaraan maupun aset lainnya dari perusahaan dan perorangan untuk dilelang melalui jaringan buyer secara nasional. Layanan ini membantu pemilik aset mengoptimalkan nilai jual sekaligus menjangkau lebih banyak calon pembeli. Sejalan dengan hal tersebut, Johan Wijaya menyampaikan bahwa kebutuhan kendaraan di Indonesia masih menunjukkan tren yang stabil, didorong oleh kebutuhan mobilitas dan aktivitas usaha yang tetap tinggi.
Tentang JBA
PT JBA Indonesia merupakan bagian dari grup PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (“ASLC”) yang bergerak di bidang otomotif, mulai dari lelang mobil dan motor, jual beli mobil daring, hingga penyedia data harga kendaraan. Saat ini, jaringan lelang JBA telah terdapat di lebih dari 15 cabang dan 24 hub di kota besar di Indonesia. Setiap tahun, JBA melelang ratusan ribu unit mobil dan motor bekas, menjadikannya sebagai balai lelang nomor satu di Indonesia. JBA juga mengadaptasi teknologi dan sistem komunikasi terkini untuk memberikan layanan terbaik bagi penitip kendaraan, pembeli, dan masyarakat luas. Informasi lebih lanjut dapat dilihat di jba.co.id atau melalui email corcom@jba.co.id.